Disiplin



 Setiap hari Marcelino bernafas. Paru-parunya menghirup udara. Setiap menit jantungnya bedetak  mengedarkan darah ke seluruh pembuluh. Setiap beberapa detik mata berkedip. Memastikan mata tetap basah agar lensa mata mampu berakomodasi.

Pernahkan sekali saja paru-paru terlambat menghirup udara? Pernahkah semenit saja jantung berhenti berdetak? Pernahkan kelopak matamu protes untuk tidak berkedip? Mereka tidak pernah sekalipun membangkang. Mereka tidak pernah sekalipun malas untuk melaksanakan kewajibannya. Jika mereka sekali saja melakukan boikot. Apa yang terjadi?

Dipastikan Marcelino akan sakit, bahkan terjadi kematian.



Lalu, mengapa Paru-paru, Jantung dan Mata begitu tertib melaksanakan tugasnya? Karena mereka paham akan tugasnya. Mereka secara alami melakukan kewajiban sesuai dengan fungsinya. Tanpa lelah, tanpa keluh kesah dan selalu bekerja tepat waktu. 

Marcelino bernafas setiap 3 hingga 5 detik. Jantung berdetak setiap 0,6 hingga 1 detik. Mata berkedip setiap 3 detik. Tidak pernah terlambat. Selalu tepat waktu. Disiplin. 



Tubuh Marcelino dari otak hingga kaki disiplin tiap detik. Jika satu kali saja ada satu organ tidak disiplin akibatnya fatal. Untuk mengembalikan agar disiplin lagi, organ tersebut harus diberi tindakan pendisiplinan dengan cara diobati, terapi atau ditata kembali. 



Nah begitu juga dalam kehidupan sehari-hari. Malas itu sbenarnya tidak ada. Sebab tubuh kita sudah memberi teladan betapa disiplin dan tertib mereka. Jadi masihkah kita perlu membuat alasan berbuat malas sedangkan secara alami tubuh kita sudah sangat disiplin? 

Komentar

Anonim mengatakan…
bahwa disiplin bisa dicontoh dari tubuh manusia. Organ seperti jantung, paru-paru, dan mata selalu bekerja tepat waktu tanpa pernah malas. Tubuh kita memberi contoh bahwa melakukan tugas secara teratur itu penting dan seharusnya menjadi kebiasaan.
Anonim mengatakan…
Disiplin adalah sikap patuh terhadap aturan yang harus dibiasakan sejak dini karena dapat membentuk tanggung jawab, mengatur waktu, dan mengendalikan diri. Dengan disiplin, seseorang lebih mudah mencapai tujuan dan meraih kesuksesan, karena keberhasilan membutuhkan usaha yang konsisten dan tidak instan.

Pesan Tersirat:
Kesuksesan tidak datang secara instan, tetapi membutuhkan kedisiplinan dan usaha yang konsisten.
Disiplin adalah kunci keberhasilan hidup, baik di sekolah maupun di masa depan
Anonim mengatakan…
Makna yang ingin ditegaskan adalah bahwa manusia sejatinya sudah memiliki contoh disiplin yang sempurna dalam dirinya sendiri. Tubuh kita setiap detik menjalankan kewajibannya dengan patuh dan penuh tanggung jawab. Ketika ada organ yang tidak disiplin, tubuh langsung “menegurnya” lewat rasa sakit dan harus dipulihkan dengan terapi atau pengobatan—sebuah bentuk pendisiplinan alami.
Anonim mengatakan…
Tubuh manusia selalu bekerja disiplin dan tepat waktu. Karena itu, manusia juga seharusnya mencontoh kedisiplinan tersebut dan tidak bermalas-malasan.
Anonim mengatakan…
Tidak ada alasan kuat untuk malas. Kita sebenarnya punya kemampuan untuk menjadi disiplin karena diri kita sendiri telah menunjukkan contoh melalui kerja tubuh yang tak kenal berhenti.
Anonim mengatakan…
Teks ini menjelaskan bahwa organ tubuh selalu bekerja dengan disiplin dan teratur, sehingga manusia seharusnya meneladani tubuhnya dengan hidup disiplin, bertanggung jawab, dan tidak malas dalam menjalankan kewajiban.
Anonim mengatakan…
Disiplin bukan sekadar aturan luar, tetapi kesadaran batin. Artikel ini ingin menyiratkan bahwa disiplin bukan hanya tentang mematuhi peraturan, tetapi juga tentang memiliki kesadaran dan tanggung jawab pribadi tanpa paksaan.
Anonim mengatakan…
Disiplin adalah kunci keberhasilan dan harus dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari. Seperti tubuh yang bekerja teratur, manusia juga harus menjalankan kewajiban dengan tanggung jawab dan tepat waktu.
Anonim mengatakan…
Artikel tersebut menjelaskan bahwa disiplin adalah sesuatu yang alami dan diperlukan dalam kehidupan, sama seperti proses tubuh kita yang terus bekerja tanpa berhenti — misalnya jantung yang berdetak, paru-paru yang bernapas, dan mata yang berkedip secara konsisten.
Anonim mengatakan…
Disiplin adalah kunci keberhasilan dan harus dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari. Seperti tubuh yang bekerja teratur, manusia juga harus menjalankan kewajiban dengan tanggung jawab dan tepat waktu.
Anonim mengatakan…
Disiplin bukan sekadar aturan luar, tetapi kesadaran batin. Artikel ini ingin menyiratkan bahwa disiplin bukan hanya tentang mematuhi peraturan, tetapi juga tentang memiliki kesadaran
Anonim mengatakan…
disiplin itu kunci keberhasilan dan harus dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari. Seperti tubuh yang bekerja teratur, manusia juga harus menjalankan kewajiban dengan tanggung jawab dan tepat waktu
Anonim mengatakan…
Disiplin adalah kunci keberhasilan dan harus dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari. Seperti tubuh yang bekerja teratur, manusia juga harus menjalankan kewajiban dengan tanggung jawab dan tepat waktu.
Anonim mengatakan…
disiplin adalah kunci kehidupan. Tubuh manusia memberi contoh nyata bagaimana paru-paru, jantung, dan mata bekerja teratur, tepat waktu, dan tanpa mengeluh. Jika satu organ saja lalai, akibatnya bisa fatal. Karena itu, manusia seharusnya meneladani kedisiplinan tubuhnya sendiri dengan melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara teratur, konsisten, dan penuh kesadaran agar hidup berjalan dengan baik dan terhindar dari masalah.
Anonim mengatakan…
Disiplin itu penting dalam kehidupan sehari-hari dan harus dibiasakan. Sama seperti organ yang terus bekerja tanpa berhenti, manusia juga seharusnya menjalankan kewajiban dengan tanggung jawab dan tepat waktu agar bisa mencapai sukses